
EKSPLOR INDUSTRI VOL. 2 DEPARTEMEN EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN HMPS EKONOMI SYARIAH
Selasa, 28 Oktober 2025
Hallo sobat EKSIS✨Haii gengs! Gimana nih kabarnya hari ini? Semoga kalian semua selalu sehat, stay semangat, dan pastinya banyak berkah ya. Kali ini mimin balik lagi nih bawa cerita yang dijamin seru abiss! Kira-kira tau nggak sih, apa yang spesial kali ini? Yup, bener banget yang spesial itu kamu. Tapiii tunggu dulu, ada yang nggak kalah spesial nih, yaitu kegiatan Eksplor Industri Vol. 2 yang diselenggarakan oleh HMPS Ekonomi Syariah 2025/2026!Jadi kegiatan Eksplor Industri ini merupakan salah satu agenda dari Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan HMPS Ekonomi Syariah yang bertujuan untuk memberikan wawasan, pengalaman, serta gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana dunia industri beroperasi, khususnya yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan kewirausahaan wawasan dan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai dunia industri, khususnya dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan. Nah, pada Eksplor Industri kali ini, kita mengunjungi salah satu kampung wisata di daerah Banyumas, sobat EKSIS ada yang bisa tebak nggak? Yappp betul banget! Kita mengunjungi Kampung Nopia Mino Banyumas!Kampung Nopia Mino ini merupakan destinasi wisata edukatif di mana pengunjung bisa melihat dan mempelajari secara langsung proses pembuatan makanan tradisional Nopia dan Mino. Lokasinya berada di Desa Pakunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tepatnya di RT 03 RW 04 Desa Pakunden Lor. Kegiatan ini terbuka untuk mahasiswa Ekonomi Syariah maupun umum, dengan HTM hanya Rp20.000 per orang. Dengan harga segitu, peserta sudah bisa dapat ilmu bermanfaat tentang sejarah Mino di Banyumas dan praktik langsung pembuatan Nopia!Sebelum kita sharing lebih jauh tentang keseruannya, mimin mau spill dikit nih tentang apa itu Nopia dan Mino. Jadi, Nopia dan Mino merupakan makanan khas daerah Banyumas yang terbuat dari adonan tepung terigu dengan isian manis seperti gula merah, kacang hijau, atau cokelat. Nopia berbentuk bulat agak besar dengan tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut, sedangkan Nopi adalah versi mini-nya yang lebih kering dan garing.Oke, tanpa berlama lama lagi kita langsung masuk aja ke rangkaian acaranya yaa sobat EKSIS.Setelah sampai di lokasi, sebelum memasuki area kampung wisata, peserta diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar saat membuat Mino nanti, tangan sudah dalam keadaan bersih dan siap berkreasi. Setelah itu, kami masuk ke area utama dan menempati tempat pematerian yang sudah disiapkan oleh pengelola Kampung Wisata Mini Nopia. Di sana, kami disambut langsung oleh Pak Agus, selaku pengelola yang ramah banget menyapa seluruh peserta. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua HMPS Ekonomi Syariah, yaitu Saudara Ahmad Ibnu Ngathoillah, yang tentunya sudah nggak asing lagi bagi sobat EKSIS!Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab ringan bersama Pak Agus. Serunya lagi, setiap peserta yang berhasil menjawab pertanyaan mendapat hadiah mini Nopia dalam toples! Wah, belajar sambil ngemil, siapa sih yang nggak suka?Selanjutnya, masuk ke sesi perkenalan koki andalan Kampung Nopia. Ada dua koki yang menyambut kami, tapi kali ini praktik dipandu langsung oleh koki senior yaitu Chef Mangun, yang rambutnya sudah memutih, tanda pengalaman panjangnya di dunia per-Nopia-an! Beliau memperkenalkan bahan-bahan dasar seperti tepung terigu, gula pasir, minyak sayur, vanili, dan air. Sementara bahan untuk isiannya adalah gula jawa. Setelah perkenalan bahan, tiba waktunya yang paling ditunggu-tunggu, yaitu praktik langsung membuat Nopia! Para peserta antusias banget, masing-masing mencoba membentuk adonan bulat, mengisi dengan isian manis, lalu menutupnya rapat-rapat. Seru banget suasananya, penuh tawa dan semangat kebersamaan! Kemudian, kami diajak ke dapur tradisional untuk melihat proses pemanggangan Nopia di dalam gentong. Panasnya api berpadu dengan aroma harum adonan yang mulai matang bikin suasana makin menggugah selera.Setelah selesai memanggang, peserta diajak ke halaman belakang untuk menikmati teh telang hangat yang berwarna ungu cantik. Rasanya menenangkan dan pas banget diminum setelah beraktivitas. Di momen ini juga kami berfoto-foto bersama mengabadikan setiap kenangan indah di Kampung Nopia Mino.Karena cuaca mulai mendung, kegiatan dilanjutkan di dalam ruangan untuk sesi sharing dan tanya jawab lanjutan. Di sini, Pak Agus kembali menjelaskan tentang sejarah Nopia, bagaimana awal mula pembuatan Mino, hingga cerita keren bahwa produk Nopia Banyumas kini telah dikenal di seluruh Nusantara, bahkan sampai diekspor ke Jepang dan Korea Selatan! Tak hanya itu, Pak Agus juga menambahkan bahwa seiring perkembangan zaman dan selera konsumen, Nopia dan Mino kini hadir dengan berbagai varian rasa kekinian, seperti keju, red velvet, dan varian-varian baru lainnya agar bisa lebih disukai oleh anak muda masa kini.Sebagai penutup yang manis, acara ditutup dengan penyerahan oleh-oleh dari Kampung Nopia untuk seluruh peserta. Wah, nggak cuma pulang dengan ilmu baru dan pengalaman seru, tapi juga bawa pulang kenangan manis dan Nopia lezat!Melalui kegiatan Eksplor Industri Vol. II ini, diharapkan para peserta dapat menambah wawasan serta pengalaman langsung mengenai dunia industri, khususnya dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat belajar, serta menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kreativitas dalam mengembangkan potensi lokal agar mampu bersaing di era modern.Sampai di sini dulu ya cerita mimin kali ini, sobat EKSIS. Tetap semangat, terus berkarya, dan jangan lupa tunggu cerita-cerita menarik lainnya dari HMPS Ekonomi Syariah. See you sobat EKSIS! 👋🏻✨ Pendidikan, Pelatihan, dan Riset…Mengasah Potensi 🏃🏻, Raih Prestasi 🤓, Sampai Otak Berapi-api 🤯, Menyala Wii 💥~

